Dulu,,saat aku masih duduk di sekolah dasar…
saat banyak PR, tidak terlalu banyak waktu bermain,,
saat ujian kenaikan kelas,,
dan saat yang tidak mengenakkan menurut hematku,,
aku ingin menjadi orang dewasa,,yang bisa memilih untuk berkata ya dan tidak,,yang menurut pemikiranku saat itu,,orang dewasa bisa melakukan apa yang ia suka,,
tapi ternyata bertahun-tahun kemudian..
aku baru sadar
setiap usia,,memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing
dewasa tidak menjadikan segalanya mudah, malah mungkin semakin banyak yang harus dikerjakan, dipikirkan
karena dewasa menyangkut tanggungjawab..
Saat ini,, saat ketika aku menjadi “dewasa” aku merasa iri dengan anak-anak
iri dengan kepolosan mereka
iri dengan optimisme mereka
kegembiraan dan juga segala di sekililing mereka
mereka demikian orisinal,, masih murni,,dalam pikiran mereka,,semua orang adalah baik, semua yang ada itu indah..
ya…
pikiran itu yang kadang aku trasnformasikan ke dalam otakku,,saat aku merasa demikian paranoid,,saat aku ragu,, kecewa, galau,khawatir..
Ternyata sekarang tanpa aku berharap untukĀ segera dewasa,,kedewasaan itu menuntutku..untuk berproses,,
Entah aku telah benar-benar menjadi “dewasa” dalam arti yang sesungguhnya…
Karena aku sendiri kurang begitu memahami pengertian dewasa itu seperti apa?
Apakah dewasa adalah yang berumur 17 tahun keatas, memiliki KTP, bisa memutuskan segalanya sendiri,atau yang sudah bekerja?
aku tak tahu
dan saat ini aku hanya tahu
bahwa setiapĀ detik dari kita adalah proses…
dan jika memang segala definisi dewasa itu baik
dewasa adalah mandiri, bertanggung jawab, loyal, profesional, seimbang..
maka jadilah dewasa dengan riang gembira,,,Dengan satu cara,,menikmati setiap apa yang terjadi dan mengambil hikmah sebanyak-banyak dari semua itu…
tetap semangat!!!