Kemarin,,aku dan Yshe (teman setiaku) ke lamongan,,rencananya dia menemaniku untuk berkunjung ke rumah teman baikku “Ari Wahyudi”
niatnya sih,,berangkat pagi-pagi,,tapi jeleknya,,susah sekali menepati janji meski pada diri sendiri…
akhirnya kami berangkat dari kos pukul 08.00..
sebelum ke terminal.,kami beli keripik tempe dulu ke Sanan(pusat jajanan khas Malang). Ini karena aku pernah janji untuk mengiriminya keripik,,namun sampai sekarang belum ku penuhi
Perjalanan pun dimulai..dengan naik Bus umum, kita mengganti rute yang semula naik bis Bojonegoro,,,berubah menjadi penumpang bis Bungurasih. sesampai dari Bungurasih,,kita akan ke terminal Osowilangun baru kemudian menuju lamongan..
sepanjang jalan,,aku terus memikirkan sahabatku ini…mengenang dia dan segala kebaikannya…penyesalan yang tak henti-hentinya memenuhi pikiranku,,,seandainya…kalau saja…selalu itu yang terjadi..dan semuanya hanya berakhir pada kenyataan bahwa itu mustahil.
Ah,,ternyata rencana pun hanya tinggal rencana.. yshe,,sebagai pemimpin perjalanan mengajakku untuk mampir dulu kerumahnya di gresik,untuk kemudian berkendara motor ke lamongan,,ahh hari itu,,tak ada hal lain untuk ku pikirkan,,aku hanya mengiyakan
Sesampai di gresik,tengah hari sudah…apa lacur.,.sekali lagi rencana tinggal rencana, orang tua Yshe tidak mengizinkan kami naik motor ke lamongan..Baiklah,,aku sudah menyerah,,apapun yang penting aku bisa ke lamongan…
Dan akhirnya kita kembali menjadi penumpang bis..
Sesampai di terminal lamongan…miris hatiku…mengingat bahwa Ari tak mungkin bisa menjemput kami,,tidak hari ini
Dulu aku yakin dia akan senang hati kami kunjungi,,duu dia yang getol untuk mengjakku berjalan-jalan di kotanya..lamongan kota soto…
tapi untuk hari ini,,aku dan Yshe harus naik angkot menuju Rumahnya…
aku sendiri lupa-lupa ingat,baru sekali aku kerumah Ari,,itupun pas malam hari..aku gbisa mengandalkan Yshe..dia belum pernah sama sekali
semoga ini benar,,dan ternyata,,saat masuk ke gang yang aku sendiri agak yakin..aku melihat rumah itu…rumah itu sepi…untung ada bapak yang bisa ku tanyai
“maaf pak..apa orangnya ada?”
bukannya menjawab, Bapak itu malah balik bertanya” mencari Ari atau orangtuanya?”
dengan kelu aku menjawab ” ibunya Pak”
dengan berteriak Bapak tersebut memberitahukan kedua orang tua Ari..
saat pintu di buka,, terlihatlah sepasang suami istri ..
dan saat aku mencium tangan mereka berdua
aku sudah tidak kuasa menahan tangis
sesenggukan aku duduk di ruang tamu,,hingga ibu tersebut ikut menangis terharu..dengan tergagap dan pilu ibu dan bapak menceritakan perihal kecelakaan Ari
ya… Ari telah meninggal..selamanya
aku tak akan bisa menemuinya,, tak ada lagi teman jalan-jalan,,tak ada lagi teman yang perhatian,,,
dan semua itu menghancurkan hatiku
aku yang tak sebaik dia,,tak setulus dia,,
aku yang teramat egois…
maafkan aku ri,,
aku hanya mampu seperti ini,,aku sudah tidak punya kesempatan lagi,aku hanya perlu pasrah dan ikhlas,,bahwa engkau jauh lebih baik di sana…